Cari Blog Ini

Minggu, 29 November 2020

Tema 5 Subtema 1

 



Pangeran Diponegoro

Pangeran Diponegoro semasa kecilnya bernama Ontowiryo. Dilahirkan di Jogjakarta pada tanggal 11 November 1785. Beliau adalah putra Sultan Hamengkubuwono III. 


Salah satu alasan pangeran Diponegoro ingin melakukan perlawanan terhadap Belanda adalah karena mereka memasang tonggak-tonggak di atas tanah milik Pangeran Diponegoro di Tegalrejo tanpa seizin Pangeran Diponegoro terlebih dahulu. 


Perang Diponegoro terjadi pada tahun 1825-1830. Pangeran Diponegoro merupakan salah satu pertempuran terbesar yang pernah dialami Belanda selama masa kependudukan di Nusantara. Peperangan ini terjadi secara menyeluruh di wilayah Jawa, sehingga disebut perang Jawa. 



Ayo Berlatih! 


Carilah informasi tentang pangeran Diponegoro melalui google dan isilah informasi yang kalianndapatkan pada jawaban pertanyaan dibawah ini


1. Apa saja bentuk perjuangan pangeran Diponegoro saat melawan Belanda? 

2. Jelaskan secara ringkas perang Jawa yang dilakukan pangeran Diponegoro! 

3. Perilaku apa saja yang pantas ditiru dari pangeran Diponegoro? 


Jawab di buku tugas dan dikumpulkan di link yang ustadz sediakan di grub whatsapp

Rabu, 18 November 2020

Tema 4 Subtema 2

 

Dokter Desa ku

Sinta adalah salah satu warga di desaku. Berbeda dengan teman-temannya yang memilih sekolah di daerah setempat atau bahkan ada yang tidak sekolah, ia memilih untuk merantau ke ibu kota. Selama di ibu kota ia memperoleh beasiswa di Fakultas Kedokteran dan berhasil menyelesaikan kuliahnya. Setelah sepuluh tahun lebih merantau, Sinta kembali ke desa kami dan berpraktik di Rumah Sakit Umum Kabupaten. Sekarang semua orang memanggilnya dokter Sinta. Aku sering mendengar perbincangan warga yang heran atas keputusan dokter Sinta untuk kembali ke desa. Bukankah penghasilan sebagai dokter di kota jauh lebih besar? 

Karena alasan itu, aku memberanikan diri bertanya kepada dokter Sinta tentang alasan dia kembali ke desa kami. Dokter Sinta bercerita, Cita-citanya menjadi dokter dulu muncul karena melihat kesadaran hidup sehat di masyarakat desa sangat rendah. Sungai dipakai untuk mandi, cuci, dan kakus lalu airnya dikonsumsi. Hasil bumi dan peternakan tidak dimanfaatkan untuk membentuk pola makan sehat. Warga lebih suka menjualnya kekota dan uangnya dipakai untuk membeli makanan instan. 

"Jadi, saya ini pulang untuk memenuhi niat saya ketika menerima beasiswa, yaitu menyejahterakan warga desa dimana saya lahir dan dibesarkan", cerita dokter Sinta. 

Dokter Sinta merasa bahwa seharusnya ilmu yang dimilikinya sebagai seorang dokter bisa bermanfaat untuk kampung halamannya sendiri. 

Dokter Sinta tidak hanya praktik di Rumah Sakit Umum Kabupaten, ia juga aktif membina para remaja dan keluarga muda. Ia memberikan penyuluhan tentang pentingnya mencuci tangan, memasak air, pola makan sehat, dan imunisasi. Baginya, generasi muda adalah perantara terbaik untuk menyampaikan misi meningkatkan kesadaran hidup sehat masyarakat desa. 

Selain kesadaran hidup sehat masyarakat desa yang rendah, dulu Dokter Sinta juga sering mendengar bahwa warga yang jatuh sakit takut untuk berobat karena tidak mampu membayar. Tak ingin hal itu terjadi lagi, maka diumumkannya bahwa warga dapat membayar jasanya dengan sampah. Ya, Sampah! Sampah kering jenis apa saja yang bisa didaur ulang. Botol plastik, botol kaca, koran bekas, bahkan kemasan bekas diterima oleh Dokter Sinta. Cara ini membuat warga aktif dan bijak mengelola sampah. Sungguh kreatif dan cerdas cara Dokter Sinta mendidik warga. 

Dokter Sinta menjadi sosok yang dicintai warga desa. Ia menjadi teladan melalui dedikasi, tanggungjawab, dan kerendahan hatinya dalam menolong warga. Apabila aku besar nanti, aku ingin seperti Dokter Sinta. Akan kukejar cita-citanya menjadi dokter, dan aku akan kembali untuk membangun kampung halamanku. 


Ayo berlatih

Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan jawaban yang tepat! 

1. Apa pendapatmu mengenai sikap yang dimiliki dokter Sinta pada bacaan di atas? 


2. Apa saja sikap yang dapat di contohkan berdasarkan cerita di atas? 


3. Ceritakan secara ringkas sikap dan karakter doker Sinta pada bacaan di atas!


Dikerjakan di buku tugas dan dikumpulkan di link yang ada di whatshap

Senin, 16 November 2020

Tema 4 Subtema 2

 

Sebagian besar penduduk di pesisir pantai bekerja sebagai nelayan. Begitu juga dengan pamanku yang tempat tinggalnya tidak terlalu jauh dari pantai. Ia bekerja sebagai nelayan tradisional. Ia pergi melaut pada malam hari dengan membawa sampan dan jaringan untuk mencari ikan. 


Saat berlayar, paman harus menghadapi ombak dan badai di laut. Karena hanya menggunakan sampan, ia tidak dapat pergi melaut terlalu jauh. Tangkapan ikannya kadang banyak kadang sedikit. Semua bergantung pada cuaca. Sampan milik paman tidak bermesin, jadi paman tidak perlu membeli bahan bakar. 

Selain nelayan tradisional seperti pamanku, sekarang ada juga nelayan yang lebih modern. Kapalnya lebih besar dan menggunakan bantuan mesin sehingga tidak mudah terkena guncangan ombak. Kapal ini menggunakan mesin sehingga memerlukan bahan bakar. Banyak pemilik kapal yang tidak memedulikan penggunaaan bahan bakar. Ada yang boros sehingga dapat mencemari lingkungan perairan. Mereka bisa berlayar ke laut lepas sehingga tangkapan ikan banyak. Alat penangkap ikan mereka berupa jaring dan radar yang bisa mendeteksi kumpulan ikan, bahkan ada yang menggunakan bom. 


Ayo berlatih! 

1. Tuliskan persamaan dan perbedaan dari nelayan tradisional dan nelayan modern! 

2. Menurutmu apa yang akan terjadi dengan laut jika semua nelayan menggunakan perahu besar dan modern! 

3. Bagaimana seharusnya para nelayan mencari ikan agar kelestarian ekosistem tetap terjaga? 


Jawaban di tulis di buku tugas dan di kumpulkan di link yang tertera di Whatshap


Minggu, 08 November 2020

Tema 3 Subtema 3

 

 

Seni Montase

Montase merupakan teknik menggambar yang dilakukan dengan menempelkan gambar-gambar yang telah ada sebelumnya. Teknik ini sangat mudah dilakukan. Teknik menggambar dengan cara ini cocok diterapkan untuk siswa Sekolah Dasar. Siswa dapat mengembangkan imajinasinya untuk untuk menciptakan suatu hal baru. Selain itu, teknik ini tidak memerlukan bahan dan alat yang terlalu sulit dan menggunakan montase dapat menghasilkan gambar yang bervariasi sesuai dengan imajinasi orang tersebut. Gambar-gambar yang digunakan dapat disesuaikan dengan keperluan.

Berikut adalah alat dan bahan yang digunakan dalam menggambar dengan teknik motase 
1. Majalah, koran, dan foto.
2. Gunting
3. Buku Gambar
4. Lem

Adapun langkah-langkah yang dilakukan untuk menggambar menggunakan teknik montase adalah sebagai berikut ;
1. Pertama carilah gambar pada koran, majalah, foto, dan lain sebagainya sesuai dengan keinginan dan keperluan.
2. Setelah itu, guntinglah gambar yang dibutuhkan.
3. Jika selesai meggunting susunlah gambar sesuai dengan yang diinginkan dan sesuai dengan imajinasi.
4. Tempellah gambar tersebut pada buku gambar.
5. Setelah itu, kamu dapat menambahkan arsiran pada gambar, namun jangan sampai mendominasi dari montase yang di buat.

Ayo Berkreasi !

Bautlah gambar bertema cinta lingkungan dengan teknik Motase !
Lakukan hati-hati !
Kerjakan di buku gambarmu !


Rabu, 04 November 2020

Tema 3 Subtema 3

 

 


Perhatikan Gambar di Atas

1. Apa saja yang menyebabkan terjadinya hal-hal seperti gambar di atas ?

2. Apa saja dampaknya bagi lingkungan ?

3. Apa saja dampaknya bagi masyarakat sekitar ?

Kerjakan di buku tugas dan kumpulkan di brangkas yang ada di whatshap !









 

Minggu, 01 November 2020

Tema 3 Subtema 3

 

 
 
Gambar : Persawahan di Desa

Perjalanan ke Desa

Saat liburan, Wayan, Budi, Nisa, Alin, Tigor, dan Aleq bersepeda menyusuri jalan di sekitar sekolah. Tanpa di sadari, mereka sampai di daerah pedesaan. Pohon-pohon menjulang bagai deretan raksasa, ada pohon mahoni, pohon randu, pohon bambu, pohon asem, dan pohon mangga. Pemandangan yang sangat indah.

Diujung jalan, mereka berjumpa dengan seorang laki-laki tua, Pak Supri namanya. Beliau mengumpulkan daun-daun kering ke dalam karung dan akan membawanya

"Untuk apa daun-daun kering itu Pak ?" tanya Wayan

"Untuk pembuatan pupuk kompos. Ayo ikut Bapak ke tempat peternakan" ajak pak Supri.

Pak Supri mengajak Wayan dan teman-teman berkunjung ke tempat peternakannya. Di sana, Pak Supri memelihara berbagai hewan ternak, seperti ayam, bebek, kambing, dan sapi. Ia juga memelihara kerbau untuk membajak sawah. 

Cerita pak Supri, daun itu bahan campuran untuk membuat pupuk. Caranya, sampah daun kering itu dicampur dengan kotoran hewan ternak, ditumpuk, dan didiamkan. Sekitar dua bulan campuran itu akan hancur menjadi pupuk alam yang disebut kompos. 

"pupuk kompos ini disukai petani karena murah, mudah dibuat, dan sangat baik untuk meningkatkan hasil panen" jelas pak Supri. 


Ayo menulis

Carilah satu contoh pemanfaatan sumberdaya alam hayati yang ada di sekitar rumah ananda. 

Tulis pemanfaatan dan jelaskan contoh-contoh pemanfaatannya! 


Kerjakan di buku tugas kemudian foto di link yang dibagikan di whatshap

Tema 3 subtema 2

 


 
Lestarikan Hewan Langka


Pelestarian hewan langka bertujuan agar hewan tersebut tidak mengalami kepunahan. Kelestarian hewan sangat bermanfaat untuk kelangsungan hidup manusia. Sebagai warga negara kita mempunyai kewajiban dan tanggung jawab untuk melindungi dan melestarikan hewan-hewan langka tersebut. Beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk menjaga hewan langka anatar lain :

1. Melakukan penangkaran hewan langka. 
2. Mendirikan tempat-tempat perlindungan hewan langka misal : suaka margasatwa, cagar alam, kebun binatang dan taman nasional. 

Dengan melindungi hewan kita dapat :
1. Menjaga keseimbangan ekosistem agar kehidupan di muka bumi tetap berjalan dengan baik. 
2. Melestarikan keanekaragaman hayati yang bermanfaat bagi ilmu pengetahuan dan Masyarakat. 
3. Memenuhi kebutuhan masyarakat, misalnya untuk bahan pangan dan obat-obatan

Ayo berlatih
Kerjakan soal-soal berikut :
1. Perlukah kita melestarikan hewan langka? Jelaskan
2. Bagaimana caramu mengajak masyarakat agar melestarikan hewan langka? 
3. Sebagai warga negara yang baik usaha apa yang dilakukan untuk melestarikan hewan langka? 

kerjakan di buku tugas. Tugas tidak difoto dan dikumpulkan.
#tetap semangat belajar.